10 Langkah Membuat Proposal Pengajuan Tender Pengadaan Barang

Teknik Area, 10 Langkah Membuat Proposal Pengajuan Tender Pengadaan Barang – Tahukah anda langkah membuat proposal pengajuan tender pengadaan barang?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang proposal tender pengadaan barang. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai langkah membuat proposal pengajuan tender pengadaan barang secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Langkah Membuat Proposal Pengajuan Tender Pengadaan Barang
proposal tender pengadaan barang

Untuk memenangkan tender yang ditawarkan oleh pemilik tender anda harus memenuhi semua syaratnya dan bisa memberikan janji dan perencanaan terbaik yang menguntungkan mereka, salah satu tender yang paling banyak dilelang adalah tender pengadaan barang. Untuk mendapatkanya anda harus membuat proposal kerjasama berisi semua perencanaan anda untuk mengeksekusi proyek yang ditawarkan.

Jika anda baru saja mengikuti tender mungkin anda akan sedikit kebingungan tentang bagaimana cara membuat proposal pengajuan tender pengadaan barang, untuk itu anda bisa mengikuti langkah proposal kami untuk pengajuan tender anda.

Proposal tender pengadaan barang ini bisa digunakan baik untuk keperluan pengajuan tender proyek bangunan, konstruksi, jasa dll.

Sebelum anda menyiapkan proposal anda harus mempelajari semua data dari pemilik tender seperti:

  1. Rencana Kerja
  2. Syarat yang harus dikerjakan saat mengerjakan tender
  3. Jadwal lelang
  4. Daftar pekerjaan dan berapa banyaknya kebutuhan
  5. Gambar perencanaan proyek pengadaan barang
  6. Definisi Proyek
  7. Syarat mengikuti lelang tender

Fokuskan pada syarat terlebih dahulu karena itu adalah hal utama yang harus anda lakukan, kemudian anda bisa menganalisa kebutuhan mereka dan tujuan utama tender tersebut dibuat. Jika anda sudah memahami semuanya, anda tinggal menyiapkan proposal pengadaan barangnya.

Dibawah ini adalah Dokumen yang harus anda siapkan saat mengajukan proposal, sesuaikan semuanyan dengan persyaratan dan tujuan utama pemilik proyek.

1. Surat Keterangan Ahli

Jika anda mengikuti lelang tender pengadaan barang anda harus memiliki ahli di dalam perusahaan anda untuk mendukung quality control dan pembuatan barangnya, misalnya tender yang anda ikuti adalah pengadaan part mesin mobil, maka anda harus menyertakan surat keterangan ahli dalam bidang tersebut.

Baca juga  Tujuan dan Manfaat Jalan Tol Untuk Rakyat Umum

Tanpa surat ini, kredibilitas anda akan dipertanyakan, dan jika anda tidak melampirkanya kemungkinan anda tidaka akan kalah dalam tender.

2. Pengalaman Kerja Perusahaan

Pengalaman kerja sangat penting sebagai bukti kredibilitas dan reputasi perusahaan anda sebagai kontraktor, jika anda pernah mengerjakan beberapa proyek, anda bisa menyertakanya dalam pengalaman kerja perusahaan anda,

Semakin banyak bukti anda, maka semakin anda dianggap kompeten, tentu saja semua proyek anda harus selesai dengan baik. Pemilik tender lebih suka memberikan tendernya kepada perusahaan yang berkompeten daripada perusahaan baru yang belum punya track record.

Jika perusahaan anda masih baru anda bisa mengikuti tender-tender kecil terlebih dahulun untuk mengumpulkan pengalaman kerja perusahaan.

3. Daftar Tenaga Ahli

Selain surat keterangan ahli, anda juga harus menyertakan daftar tenaga ahli yang anda miliki beserta kemampuan mereka, anda juga bisa menyertakan jam kerja para ahli di perusahaan anda, semakin tinggi jam kerja ahli di perusahaan anda maka itu akan menjadi pertimbangan yang cukup signifikan dalam pengambilan keputusan.

Pastikan tenaga ahli yang anda cantumkan sesuai dengan proyeknya.

4. Jadwal Proyek

Sebagai pertimbngan selanjutnya anda bisa melampirkan, rencana jadwal pengerjaan proyek tersebut, jika deadline yang diberikan pemilik tender adalah 6 bulan, maka anda harus menyusun jadwal anda selama 6 bulan tadi. Apa saja yang akan anda kerjakan.

5. Metode Pelaksanaan Proyek

Dokumen selanjutnya adalah bagaiamana cara anda melaksanakan proyek tersebut, apa saja barang yang akan anda sediakan, bagaimana anda mengurus kendala yang mungkin terjadi, bagaimana SOP perusahaan anda dalam mengelola proyek.

6. Surat Jaminan Pelaksanaan

surat jamina pelaksanaan dikeluarkan oleh BANK atau pihak asuransi yang memberikan jaminan kerugian pada pemilik tender. hal ini digunakan sebagai jaminan agar pemilik tender merasa aman dari penipuan…
selain itu ini sebagai jaminan bahwa anda akan menggaransi pengerjaan proyek tersebut.

Baca juga  Etika Tender Pengadaan Barang Dan Jasa

7. Fotokopi KTP Dan Ijazah Pekerja Anda

Ini untuk bukti bahwa pekerja anda memang ahli dibidangnya serta identitas juga lengkap.

8. Rencana Anggaran Dan Pembiayaan Proyek

Ini adalah salah satu hal yang mungkin akan menjadi acuan utama dalam penentuan keputusan. Ketika membuat rencana anggaran pastikan anda mampu menyediakan barang dengan harga yang anda patok dan anda masih bisa mendapatkan profit dengan mematok anggaran sekian.

9. Struktur Organisasi Proyek

Struktur organisasi bisa memberikan data siapa saja yang bertanggung jawab dalam proyek jika anda berhasil memenangkanya. Kemungkinan pemilik tender juga akan meneliti tentang kredibilitas para penanggung jawab.

Jika mereka menemukan satu atau dua orang yang memiliki track record buruk, mungkin mereka akan menolak proposal anda, jadi pastikan orang-orang yang berada di dalam struktur organisasi adalah orang yang bersih, memiliki kompetensi dan tanggung jawab yang baik

10. Spesifikasi Barang Yang Diadakan

Sesuai dengan tender yang ditawarkan soal pengadaan barang, pemilik tender atau pemilik proyek pasti sudah menentukan kriteria dan syarat barang yang mereka inginkan, mulai dari harga, bahanya apa saja, ketahanan barang, kualitasnya dll.

Anda harus menjelaskan spesifikasi secara lengkap, sertakan juga kelebihan dan kekurangan masing-masing spesifikasi supaya menjadi bahan pertimbangan pemilik tender dalam menentukan keputusan.

Baca juga 6+ Prosedur Dan Proses Tender Pengadaan Barang Untuk Pemerintah

Kesimpulan

Hal paling utama dalam pembuatan proposal adalah kesesuaian dengan persyaratan yang diberikan oleh pemilik tender. Selain itu anda harus bisa memberikan penawaran yang menguntungkan mereka, sehingga mereka lebih terarik untuk memenangkan anda sebagai pemenang tender.

Demikian yang dapat Teknik Area bagikan, tentang langkah membuat proposal pengajuan tender pengadaan barang. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi teknikarea.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel teknik sipil berikutnya.

Leave a Comment