Sebutkan 6 proses pengolahan bahan limbah lunak yang dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin

Apakah Anda sedang mencari sebutkan 6 proses pengolahan bahan limbah lunak yang dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin, jika iya? maka Anda berada di website yang tepat.

Jangan lupa berdoa biar ilmunya berkah!

Sebutkan 6 proses pengolahan bahan limbah lunak yang dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin

Soal: sebutkan 6 proses pengolahan bahan limbah lunak yang dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin

Jawaban:
1. Pemilihan bahan limbah lunak yang akan digunakan untuk membuat kerajinan.
2. Pembersihkan bahan imbah lunak yang telah dipilih.
3. Bahan limbah lunak kemudian dikeringkan.
4. Tahap selanjutnya pewarnaan bahan limbah lunak, dengaan cara dicelup atau direbus bersama dengan zat warna tekstil atau dengan cara dipernis atau politer, atau dicat menggunakan car akrilik atau cat minyak.
5. Selanjutnya pengeringan, setelah dilakuakn pewarnaan.
6. Tahap terakhir penghalusan, sehingga bahan limbah lunak siap digunakan untuk membuat kerajinan.

Penjelasan:

1. Pemilihan Bahan limbah lunak
Sebelum didaur ulang, bahan limbah organic harus diseleksi terlebih dahulu untuk menentukan bahan yang masih dapat digunakan dan yang harus dibuang serta dapat dilakukan secara manual sesuai dengan tujuan penggunaan bahan itu sendiri.
2. Pembersihan limbah lunak
Limbah lunak yang telah terseleksi harus dibersihkan terlebih dahulu dari sisa-sisa bahan yang telah dipergunakan sebelumnya, misalnya saja kulit jagung, kulit jagung harus dipisahkan dari tongkol dan rambutnya. Selanjudnya apakan tongkol dan rambutnya juga akan didaur ulang atau tidak tergantung dari perancangan produk si pengrajin.
3. Pengeringan.
Bahan limbah lunak yang sifatnya basah harus dikeringkan terlebih dahulu dibawah sinar matahari langsung dengan tujuan agar kadar air yang ada didalamnya dapat hilang dan bahan limbah dapat dioleh dengan sempurna.
4. Pewarnaan bahan limbah lunak
Pewarnaan pada bahan limbah limbah lunak merupakan selera. Jika dalam desain diperlukan bahan limbah yang diberi warna maka bahan limbah perlu diwarnai terlebih dahulu sebelum diproses sebagai proses kerajinan. Proses pewarnaan yang umum dilakukan adalah dengan cara dicelup atau direbus bersama dengan zat warna tekstil agar menyerap. Ada juga yang mewarnai dengan cara dipernis/politer, dapat pula dicat menggunakan car akrilik atau cat minyak.
5. Pengeringan setelah pewarnaan
Setelah diberi warna, bahan limbah lunak tersebut harus dikeringkan kembali dengan sinar matahari langsung agar warna pada bahan baku dapat kering sempurna tidak mudah luntur.
6. Penghalusan bahan agar siap dipakai
Bahan limbah lunak yang sudah kering dapat difinishing agar mudah diproses menjadi karya. Proses ini juga berbagai macam caranya, seperti disetrika untuk limbah kulit agar tidak mudah kusut, dapat pula digerinda atau diamplas.

Baca juga : Sebutkan kandungan dan manfaat sayuran kangkung

Demikian yang dapat teknikarea bagikan, tentang sebutkan 6 proses pengolahan bahan limbah lunak yang dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.teknikarea.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel ipa berikutnya.

Don`t copy text!