Wilayah Australia 70% berupa gurun dan semi gurun keberadaan gurun di Australia terjadi karena

Apakah Anda sedang mencari Wilayah Australia 70% berupa gurun dan semi gurun keberadaan gurun di Australia terjadi karena, jika iya? maka Anda berada di website yang tepat.

Jangan lupa berdoa biar ilmunya berkah!

Wilayah Australia 70% berupa gurun dan semi gurun keberadaan gurun di Australia terjadi karena

Soal : Wilayah Australia 70% berupa gurun dan semi gurun keberadaan gurun di Australia terjadi karena….

Jawaban : Karena di atmosfer terdapat sirkulasi udara yang terjadi dilapisan atmosfer, sirkulasi polar bergerak dari daerah kutub utara menuju ke daerah selatan, ketika ia tiba di daerah lintang sedang/Australia udara itupun turun ke darat, dan menjadi udara yang panas, udara panas yang turun ke daratan Australia inilah yang kemudian menjadi gurun dan semi gurun.

Pembahasan :

Australia secara astronomis terletak di 10°LS 43°LS dan antara 113°BT – 155°BT. Wilayahnya terdiri dari berbagai bentang alam yang beragam, mulai dari pegunungan hingga gurun pasir. Australia merupakan benua terkering di dunia.

Sekitar 35 persen dari total benua ini hanya menerima sedikit hujan. Gurun Australia tersebar di seluruh dataran tinggi barat dan dataran rendah pedalaman.

Adapun udara yang kering menyelimuti kawasan-kawasan subtropis dan mengalami pemanasan yang mendorong terjadinya penguapan. Jika suatu wilayah menerima lebih banyak penguapan daripada hujan, maka hal itu merupakan kondisi yang sempurna untuk pembentukan gurun.

Dari bahasan di atas kita mendapatkan satu kesimpulan, yaitu keberadaan gurun di Australia terjadi karena terletak pada wilayah turunnya massa udara.

Semi gurun adalah daerah yang memiliki curah hujan lebih banyak sedikit dari gurun.

BACA JUGA : Pohon ek atau oak banyak dijumpai dan tumbuh dengan baik di negara

Demikian yang dapat Teknik Area bagikan, tentang Wilayah Australia 70% berupa gurun dan semi gurun keberadaan gurun di Australia terjadi karena. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.teknikarea.com , semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel sosial budaya berikutnya.