10+ Syarat Tender Pengadaan Barang Dan Jasa

Teknik Area, 10+ Syarat Tender Pengadaan Barang Dan Jasa – Jika anda berniat mengikuti pelelangan tender, maka terlebih dulu anda harus memenuhi semua syarat yang ditetapkan oleh pemilik tender. Biasanya mereka akan mengumumkan tentang barang dan jasa apa yang akan diadakan, berapa nilai tendernya, dan apa saja syarat yang harus dipenuhi jika ingin ikut serta dalam lelang tender pengadaan barang dan jasa.

Biasanya untuk syarat wajibnya adalah masalah legalitas dan kualifikasi perusahaan.

Hal ini diperlukan supaya hanya peserta yang memiliki kualifikasi saja lah yang bisa mengikuti lelang.

Dibawah ini adalah syarat tender pengadaan barang dan jasa yang harus anda penuhi.

Syarat Tender Pengadaan Barang Dan Jasa

syarat tender pengadaan barang dan jasa

1. Surat Ijin Usaha Resmi

Hal pertama yang harus anda miliki adalah surat ijin usaha resmi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah yang berwenang, dan pastikan dokumen tersebut masih berlaku saat mengikuti lelang tender.

Jika anda belum memilikinya anda harus segera mengurusnya, jika anda bergerak di jasa perdagangan maka anda harus memiliki izin usaha perdagangan, dan jika anda bergerak dibidang jasa konstruksi, maka ijin anda juga harus ijin usaha konstruksi.

Pada saat pendaftaran lelang anda akan diminta membuktikan autentifikasi dari surat anda, dengan cara:

  1. Anda akan diminta menunjukan keaslian dikumen dengan menunjukan dokumen aslinya.
  2. Masa berlaku surat ijin anda sudah sesuai dengan yang anda tulis di formulir pendaftaran.
  3. Jika anda bergerak di bidang jasa atau perdagangan, maka akan di cek kesesuaian barang atau jasa anda yang tercantum di dalam surat ijin usaha dengan yang telah ditetapkan pada dokumen pelelangan.
  4. Jika anda tidak bisa memenuhi poin a,b,c maka anda dinyatakan gugur dan tidak bisa mengikuti lelang.
Baca juga  Manfaat Mengikuti Lelang Proyek / Tender Bagi Perusahaan

2. Memiliki Kemampuan Untuk Menandatangani Kontrak Pengadaan Barang Dan Jasa

Poin kedua ini berisi kesanggupan direktur perusahaan penyedia barang atau jasa untuk bisa menanda tangani perjanjian kontrak kerja. Dengan syarat seperti ini:

  1. Penanda tangananan proposal dan kontrak harus sama, yaitu direktur perusahaan sendiri
  2. Penandatanganan bisa dikuasakan, dan penerima kuasa bisa menunjukan surat kuasa asli yang ditandatangani oleh direktur, bermaterai, dan bertanggal.
  3. Penyedia barang atau jasa yang tidak bisa memenuhi poin a atau b dianggap gugur.

3. Perusahaan Tidak Bermasalah

Perusahaan yang ikut lelang tidak dalam keadaan pailit, usahanya sedang dihentikan operasionalnya, tidak dalam pengawasan pengadilan atau menjalani sanksi hukum.

Jika dalam waktu 7 hari setelah mulai pembukaan penawaran, ada pihak yang bisa membuktikan bahwa anda mengalami salah satu hal diatas, maka perusahaan anda akan dinyatakan gugur.

4. Bukti Pembayaran Pajak

Poin persyaratan selanjutnya adalah perusahaan yang mengikuti lelang harus taat pajak, yaitu sudah melunasi pajak SPT/PPh dan memiliki laporan bulanan PPh atau PPN setidaknya 3 bulan lalu.

5. Melampirkan Surat Perjanjian Kemitraan

Jika perusahaan anda menjalin kemitraan untuk pengadaan barang tender, maka anda wajib melampirkan surat perjanjian perusahaan anda dengan mitra, berikut dengan rincian lengkap presentase bagi hasilnya.

Pada saat mengikuti lelang anda akan diminta menunjukan dokumen aslinya. Jika tidak bisa maka anda akan dianggap gugur

6. Memiliki Pengalaman Sebagai Vendor Pengadaan Barang Atau Jasa

Kalau yang ini sebenarnya tergantung pada pemilik tender, jika mereka mensyaratkan pengalaman, maka anda harus memiliki bukti pengalaman anda, untuk berapa tahun minimal pengalaman tergantung pada pemilik tender.

Jika anda memilikinya anda bisa menunjukan surat kontrak asli anda beserta dengan bukti pembayaran PPN nya. Jika memang ada syarat pengalaman dan anda tidak bisa menunjukan buktinya maka anda akan dinyatakan gugur.

Baca juga  Pengertian Jalan Tol Menurut Undang-undang dan Peraturan Pemerintah

7. Tidak Masuk Daftar Hitam,

Selanjutnya perusahaan anda harsu memiliki kinerja yang baik, tidak di blacklist di instansi manapun, terbukti pernah menyuap atau pelanggaran lain.

Untuk pembuktianya anda diharuskan membuat surat pernyataan bermaterai bahwa anda tidak masuk dalam daftar sanksi atau daftar hitam, jika anda tidak bisa menunjukan surat pernyataan ini, anda dianggap gugur.

8. Memiliki Kualifikasi, Peralatan, Dan Tenaga Ahli

Untuk proyek jasa, biasanya anda akan diwajibkan memiliki spesialis atau ahli dibidang yang sedang digarap, pembuktianya adalah dengan menunjukan daftar ahli anda disertai dengan sertifikat bukti keahlian, bisa berupa ijazah, sertifikat dll.

Jika anda bergerak dibidang pengadaan barang yang harus diproduksi sendiri, maka anda harus memiliki peralatan atau mesin yang dibutuhkan dalam pengadaan barang.

9. Mendapatkan Dukungan Dari Bank Pemerintah

Anda harus memiliki surat keterangan dukungan dari bank pemerintah yang besarnya sesuai dengan ketentuan pemilik proyek, bisa 5%, 10% atau berapapun. Jika anda tidak dapat menunjukan dokumen aslinya maka anda dinyatakan gagal.

10. Tidak Membuat Pernyataan Palsu

Jika perusahaan anda terbukti membuat pernyataan palsu untuk bisa mengikuti lelang, maka anda akan dinyatakan gugur.

Baca juga 7+ Prosedur Dan Proses Tender Pengadaan Barang

Kesimpulan

Persyaratan tiap pemilik proyek bisa jadi berbeda-beda, jadi anda harus meneliti persyaratnya dahulu sebelum mengikuti lelang, yang paling penting adalah bukti legalitas dan pajak, karena itu adalah syarat wajib yang biasanya akan diminta.

Demikian yang dapat Teknik Area bagikan, tentang syarat tender pengadaan barang dan jasa. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi teknikarea.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel tender berikutnya.

Leave a Comment