Rumus Pompa Sentrifugal [LENGKAP]

Teknik Area – Apakah Anda sedang mencari rumus pompa sentrifugal, jika iya? maka Anda berada di website yang tepat. Karena pada artikel kali ini kami akan membagikan rumus perhitungan pompa sentrifugal.

Dasar perhitungan pompa meliputi pembahasan perhitungan–perhitungan bagaimana sebuah pompa sentrifugal dipilih dan direncanakan untuk berbagai keperluan seperti: rumah tangga, industry, pertambangan ,dll. Adapun perhitungan tersebut miliputi :

A. Cara Kerja Pompa Sentrifugal

rumus pompa sentrifugal 1

Berdasarkan gambar dapat dijelaskan cara kerja pompa sentrifugal sebagai berikut:

Fluida masuk melalui saluran hisap Ds kemudian dalam arah aliran aksial mengalir masuk kedalam impeller dengan kecepatan terbatas Cs.

Sudu pompa dimulai dai D1, lebar sudunya b1. kecepatan mutlak mengalirnya fluida C1 dan luas penampang yang dilalui aliran fluida = D1 x π x b1 ; maka menurut persamaan kontinuitas didapat :

rumus pompa sentrifugal 2

Dimana :

b1 = lebar sudu (m)
Q = kapasitas aliran (m3/det)
D1 = diameter masuk sudu pompa ( m )
C1= kecepatan mutlak aliran fluida masuk sudu impeller (m/det) 

Dengan adanya sudu penampang yang dilewati fluida menjadi semakin sempit dan dengan demikian kecepatan fluida mengalir masuk naik sekitar 10 %. 

Segitiga Aliran Kecepatan Fluida

rumus pompa sentrifugal 3

Pada titik 1 dari gambar diatas diperoleh kecepatan aliran fluida masuk C1 yang arahnya tegak lurus U1 di dapat dari :

rumus pompa sentrifugal 4

Dimana : 

n = kecapatan putaran impeller dalam rpm
D= diameter masuk sudu pompa ( m )

Keterangan gambar :
αW= kecepatan relative aliran fluida pada sisi masuk
Β= sudut masuk aliran fluida Lihat gambar segitiga berikut :

Dari titik 1 fluida mengalir ke bagian belakang dari sudu impeller yang melengkung, supaya mendapatkan paenghantaran dan pengaliran yang baik maka jumlah sudu impeller harus tertentu, karena adanya gaya sentrifugal pada sudu impeller. 

rumus pompa sentrifugal 5

Jadi akibat dari berputarnya impeller dengan kecepatan U dan bentuk sudu impeller yang sedemikian rupa didapat kecepatan relative aliran fluida dibagian masuk sudu impeller Wdan saluran kelar W2.

Baca juga  8 Nama Komponen Mesin Diesel dan Fungsi Beserta Gambar

Besarnya kecepatan W didapat dari persamaan kontinuitas. Diameter impeller dibagian keluar Ddan pada bagian masuk D1. Lebar sudu bhanya sedikit lebih kecil dari pada dibagian masuk b1, sehingga pada umumnya Wlebih kecil dari W1.

Pada titik 2 dari gambar 12 fluida mempunyai kecepatan keluar mutlak C2. Kecepatan keliling impeller pada sisi keluar Uadalah :

rumus pompa sentrifugal 6

Dimana :

W= kecepatan relative aliran fluida pada sisi keluar impeller
β= sudut keluar aliran fluida Untuk pompa sentrifugal sudut impeller yang berguna adalah 15– 30maksimum sampai 50.

rumus pompa sentrifugal 7

Jika pompa dibuat bertingkat, sesudah keluar dari sudu fluida melalui ruang 3 tanpa sudu dan sampai didalam sudu pengarah dengan kecepatan aliran fluida C2.

Tapi bila konstruksi pompa dibuat sederhana dimana fluida yang keluar dari impeller langsung masuk kedalam rumah pompa, maka kecepatan mutlak aliran fluida keluar C2 harus diarahkan sedemikian rupa, perpindahan fluida dari impeller kerumah pompa sedapat mungkin bisa bebas tanpa tumbukan.

B. Kecepatan Spesifik

Kecepatan spesifik didefinisikan sebagai kecepatan dalam putaran per menit, dimana suata porsi impeller akan beroperasi secara bersamaan, umumnya apabila diperkecil akan dapat memberikan kapasitas teruji ( rating ) sebesra satu Gpm pada tinggi tekan total sebesar 1 ft.

Kecepatan speifikdiberi simbol ( Ns ) yang dinyatakan dengan :

rumus pompa sentrifugal 8

Dimana :

n = putaran pompa ( rpm )
Q = kapasitas pompa ( Gpm )
H = Head pompa ( ft )

Sedangkan menurut M. Khetagur of Marini Auxialiary and System bahwa kecepatan spesifik itu adalah dihitung menggunakan rumus :

rumus pompa sentrifugal 8

51,65 = konstanta

Jika Ns sudah ditentukan maka bentuk impeler pompa tersebut sudah tertentu pula. Gambar berikut menunjukkan harga Ns dalam hubungannya dengan bentuk impeler.

rumus pompa sentrifugal 10

Dalam menghitung ns untuk pompa isapan ganda harga Q diganti dengn Q/2, sedangkan untuk pompa bertingkat banyak, head H yang dipakai dalam  perhitungan Ns adalah head pertingkat dari pompa tersebut.

Baca juga  Tekanan Hidrostatika: Pengertian + Rumus + Sifat + Contoh Soal

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Pompa Sentrifugal

Penutup

Demikian yang dapat Teknik Area bagikan, tentang rumus perhitungan pompa sentrifugal. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.teknikarea.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel pompa sentrifugal berikutnya.

Leave a Comment