7 Proses Tender Dari Awal Sampai Akhir, Wajib Tau!

Artikel ini akan menjelaskan tentang proses tender dari awal sampai akhir, jadi apabila Anda sedang mencari informasi seputar tender proyek atau alur proyek, maka Anda sudah menemukan artikel yang pas, jadi silahkan baca artikel ini sampai selesai.

proses tender dari awal sampai akhir

Jika Anda sedang membaca artikel ini, maka bisa dipahami bahwa Anda sudah mengerti apa tujuan Anda ingin atau sedang mengikuti sebuh tender.

Slain tujuan mengikuti tender, Anda mungkin juga bisa dikatakan sudah mengerti betul aturan secara umum yang berlaku ketika akan mengikuti tender.

Apabila Anda belum paham tentang tujuan mengikuti tender atau aturan umum tender, maka disarankan untuk mencari tahu kedua hal tersebut lebih dahulu.

Namun apabila Anda ingin langsung ingin tahu tentang tahapan tender proyek, maka tak ada salahnya untuk menyelesaikan bacaan Anda saat ini.

Proses Tender Dari Awal Sampai Akhir

Oke, tanpa babibu lagi, ini dia tahapan proses tender dari awal sampai selesai :

  1. Vendor mendapatkan undangan dari penyelenggara tender atau panitia tender. Undangan tersebut berisi ajakan untuk turut berpartisipasi dalam tender. Biasanya yang mendapatkan undangan adalah sebuah perusahaan yang sudah pernah mendapatkan tender sebelumnya, atau perusahaan baru yang memang tahu sedang ada tender yang dilakukan, dan berminat untuk berkompetisi memenangkan tender;
  2. Tahap selanjutnya adalah penjelasan tender. Pada tahap ini, yang diundang adalah semua perusahaan yang berpotensi sebagai vendor nantinya. Di tahap ini perusahaan-perusahaan tersebut mendapatka penjelasan dari penyelenggara tender atau panitia lelang tentang komponen penilaian, beberapa syarat legal formal dan hal teknis lainnya.
  3. Pada tahap ini vendor bisa mengajukan proposal teknis. Untuk bisa samapi tahap ini, biasanya vendor harus terlebih dahulu memenuhi persyaratan legal, syaratnya antara lain adalah laporan keuangan 3 tahun terkhir, pajak, NPWP dan berkas lainnya yang dipandang perlu dan diminta oleh peneyelenggara tender. Pada tahap ini juga, pihak vendor akan dimantai uang jaminan, uang jaminan biasanya diminta apabila nominal tender besar, dimana uang jaminan tersebut akan diserahkan kembali kepada vendor nantinya apabila vendor kalah atau vendor menang;
  4. Dari berbagai perusahaan yang berpartispasi untuk ikut tender, maka penyelenggara tender akan melakukan penyaringan, perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan legal yang diminta atau tidak lolos syarat legalnya, maka tidak akan lolos ditahap selanjutnya. Vendor yang lolos akan melakukan presentasi proposal didepan panitia penyelenggara tender;
  5. Saat tahap presentasi proposal, biasanya vendor akan diminta untuk membuat bank garansi atau BG. BG adalah semacam uang jaminan, dimana apabila vendor tidak bisa memenuhi kewajibannya, maka uang yang dijaminkan akan menjadi milik penyelenggara tender;
  6. Apabila presentasi proposal sudah dilalui, amak tiba saatnya tahap pelelangan tender. Pada tahap ini vendor yang lolos pada tahap persentasi proposal akan diundang, dan dilakukan lelang tender pada forum tersebut;
  7. Selanjutnya penyelenggara tender atau panitia lelang akan menentukan, vendor atau perusahaan mana yang sesuai dan menang lelang atas proyek yang dilelang. Ketika sebuah perusahaan sudah diputuskan menang tender, maka setelah itu langkah yang dilakukan adalah dengan penandatanganan perjanjian, dan berabagi dokumen penting lainnya terkait kontrak pekerjaan tersebut.

Penutup

Nah itu tadi proses tender dari awal sampai akhir, memang tahapan tender terlihat banyak, namun apabila Anda yang melakukannya sendiri, mungkin tak serumit itu.

Baca juga  4 Cara Menang Tender Proyek Tanpa Suap

Baca juga: Etika Tender Pengadaan Barang Dan Jasa

Sedikit tips, apabila Anda bingung saat mengikuti tahapan ini, Anda bisa mneyewa seorang konsultan tender, dimana konsultan tersebut akan mendampingi Anda ketika berkompetisi dalam sebuah tender. Jadi jika ada yang bingung, tinggal tanya konsultan.

Oke, sekian artikel ini, salam sukses dan sampai jumpa di artikel yang lainnya.

Leave a Comment