Jenis-Jenis Pompa Yang Ada di Atas Kapal dan Fungsinya

Apakah Anda sedang mencari jenis jenis pompa di atas kapal, jika iya? maka Anda berada di website yang tepat. Karena pada artikel kali ini kami akan membagikan jenis-jenis pompa yang ada di kapal dan fungsinya.

jenis jenis pompa di atas kapal

Jenis jenis Pompa di atas Kapal

Pemilihan jenis-jenis pompa di atas kapal untuk sistem tergantung pada kekentalan (viscositi) zat cair dan karakteristik dari Zat cair yang ingin dipompa atau disirkulasikan. 

Yang dimaksud dengan Karakteristik zat cair seperti viskositas, densitas, tegangan permukaan dan kompresibilitas, adapun karakteristik zat cair dalam sistem seperti tingkat cairan yang berbeda di antaranya, cairan yang akan dipompa, suhu zat cair di sistem, dan tekanan fluida dalam sistem.

Karena karaktersitik zat cair diatas kapal berbeda-beda maka dinutukan jenis-jenis pompa yang berbeda-beda pula berikut ini ada lima jenis-jenis pompa diatas kapal yang sering ditemui  antara lain:

1. Pompa Sentrifugal

jenis jenis pompa di atas kapal

Centrifugal pump atau pompa centrifugal adalah jenis pompa yang paling banyak digunakan untuk memindakah atau menghisap fluida/cairan seperti air laut dan air tawar, ia memiliki kelebihan diataranya karena pengoperasiannya yang mudah, maintenance yang tidak terlalu memakan biayanya yang mahal, tidak berisik dan lain sebagainya.

Centrifugal pump atau pompa centrifugal ialah jenis pompa yang paling banyak digunakan, ia memiliki kelebihan diataranya karena cara pengoperasiannya yang mudah, maintenance yang tidak terlalu mahal, tidak berisik dan lain sebagainya.

Baca juga Pompa Sentrifugal [LENGKAP]

2. Gear Pump

jenis jenis pompa di atas kapal

Pompa jenis ini digunakan untuk memindakan atau menghisap fluida/cairan seperti minyak lumas, bahan bakar, dan hidraulic oil. Pompa ini menggunakan dua roda gigi sebagai penggerak fluida kerja di dalam casing pompa.

Baca juga  Rumus Pompa Sentrifugal [LENGKAP]

Satu roda gigi menjadi penggerak dan yang lainnya menjadi yang digerakkan. Roda gigi penggerak berada di dalam roda gigi yang digerakkan. Untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan gambar berikut.

3. Rotary Pump

jenis jenis pompa di atas kapal

Pompa jeinis ini sering digunakan untuk memompakan udara dan minyak. Pompa rotari termasuk pompa perpindahan positif yang  komponen pemompanya berputar (rotary), seperti lobe, roda gigi, ulir, vanes, roller.

Cara kerjanya yaitu menghisap zat cair pada sisi isap, zat cair masuk ke celah atau  ruangan tekan diantara komponen pemompaan, kemudian ditekan sehingga celah  semakin kecil selanjutnya zat cair dikeluarkan melalui sisi buang. 

Pompa rotari tidak mempunyai katup isap dan buang, penggunaannya banyak dipakai dengan zat cair yang mempunyai kekentalan tinggi. Tekanan kerja yang dihasilkan sedang atau lebih rendah dari pompa torak atau plunger. Laju alirannya stabil tidak berdenyut dengan kapasitas yang rendah.

4. Screw Pump

jenis jenis pompa di atas kapal

Pompa jenis ini sering digunakan untuk memompakan minyak. Pompa screw digunakan untuk menangani cairan yang yang mempunyai viskositas tinggi, heterogen, sensitive terhadap geseran dan cairan yang mudah berbusa.

Prinsip kerja pompa screw ditemukan oleh seorang engineer perancis bernama Rene Moineau, sehingga sering disebut dengan Moineau Pump, pada tahun 30-an dan terus dikembangkan hingga sekarang.

5. Piston Pump

jenis jenis pompa di atas kapal

Piston pump atau biasa juga disebut pompa piston ini sering digunakan untuk memompa cairan dan udara.

Pompa Ini merupakan salah satu jenis pompa air desak bolak-balik (Reciprocating – Positive Displacement Pump) yang menggunakan piston sebagai komponen yang bekerja bolak-balik menghisap masuk dan mendorong keluar air.

Jenis ini memiliki mekanisme satu atau beberapa set katup (valve) di bagian lobang masuk dan lobang keluaran untuk menjaga agar aliran air sesuai dengan arah masuk dan keluarnya air.

Baca juga  Ciri Ciri Pantai Dataran Tinggi dan Dataran Rendah

Jenis-jenis Pompa di atas Kapal Berdasarkan Fungsinya

Adapun jenis-jenis pompa diatas kapal berdasarkan fungsi dan kegunaanya diatas kapal adalah sebagai berikut:

  1. Pompa air pendingin / Cooling water pump Terdapat 2 jenis yaitu, pompa air tawar pendingin (tertutup) adalah pompa yang mensirkulasikan air tawar pendingin dari motor ke cooler untuk selanjutnya kembali ke motor, sedangkan pompa air laut pendingin (terbuka) adalah pompa yang memasukkan air laut ke dalam cooler yang selanjutnya mengalir kembali ke laut.
  2. Pompa Dinas Umum. General Servive Pum adalah Pompa yang digunakan untuk menggantikan fungsi pompa air laut pendingin, pompa ballast atau pompa got. Pompa Transfer bahan bakar. Digunakan untuk memindahkan bahan bakar dari tangki ke tangki lainnya dan untuk persiapan bunker dan untuk pengaturan stabilitas kapal.
  3. Pompa ballast / Ballast pump adalah Pompa air laut yang digunakan untuk memompa air laut ke dalam / ke laur tangki – tangki ballast.
  4. Pompa Sanitary / Sanitair pump Pompa air laut / tawar untuk mencukupi kebutuhan air tawar bagi air pendingin mesin – mesin, serta kebutuhan lainnya seperti dapur, kamar mandi, WC dsb. 
  5. Pompa Got / Bilge pump Untuk menampung air kondesat / air got yang kemudian di buang keluar kapal.

Baca juga Cara Menghitung Jarak Tempuh Pada Kapal Laut

Penutup

Demikian yang dapat Teknik Area bagikan, tentang jenis jenis pompa di atas kapal. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.teknikarea.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel perkapalan berikutnya.

Leave a Comment