Ciri-Ciri Musim Semi (Spring)

Apakah Anda sedang mencari ciri ciri musim semi, jika iya? maka Anda berada di website yang tepat. Karena pada artikel kali ini kami akan sebutkan ciri-ciri musim semi dibawah ini.

ciri ciri musim semi

Banyak juga yang menyebut musim semi ini sebagai musim peralihan antara musim dingin dengan musim panas. Karena itu suhunya juga tidak terlalu dingin atau terlalu panas.

Adapun karakteristik dari musim semi adalah:

  1. Tumbuhan mulai memunculkan tunas – tunas daunnya yang sebelumnya rontok saat musim gugur.
  2. Suhu saat musim semi sekitar 60% panas dan 40% terasa dingin.
  3. Banyak hewan keluar dari tempat persembunyiannya dan mulai melakukan aktivitas seperti beruang. Beberapa di antaranya banyak yang berkembang biak dan akan muncul anak bebek, ayam, burung, tupai, kelinci hingga sapi.
  4. Sering terjadi hujan pada musim semi terutama pada bulan April. Terkadang dapat menyebabkan banjir akibat dari melelehnya es hingga tornado yang biasanya terjadi di Amerika Serikat sebagai akibat perbedaan suhu.
  5. Selama musim semi, sumbu aksis bumi berada dekat dengan matahari.
  6. Pada bulan Mei, bunga – bunga banyak yang bermekaran.
  7. Hari pertama saat musim semi, lamanya waktu matahari terbit dan matahari terbenam adalah sama yaitu 12 jam. Begitupun durasi malam hari dan siang hari juga sama. Seiring berjalannya waktu, siang hari akan terasa lebih lama dibandingkan dengan malam hari.
  8. Burung – burung kembali setelah musim dingin berakhir. Burung yang telah melakukan imigrasi selama musim dingin, mulai kembali lagi di pertengahan bulan Februari dan akhir Juni.
  9. Banyak ditemukan sayuran dan buah segar. Para petani akan lebih banyak memanen buah dan sayuran pada musim semi.
  10. Banyak bunga bermekaran saat musim semi tiba.

Baca juga Pengertian Musim Semi

Demikian yang dapat Teknik Area bagikan, tentang ciri ciri musim semi. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi www.teknikarea.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel ilmu berikutnya.

Leave a Comment