Bagaimana bentuk keberagaman masyarakat Indonesia

Berikut Penjelasan bagaimana bentuk keberagaman masyarakat Indonesia.

Bentuk keberagaman masyarakat di Indonesia adalah mencakup keberagaman agama atau kepercayaan, keberagaman suku, keberagaman ras, keberagaman adat dan istiadat, keberagaman bahasa dan lain sebagainya. Keberagaman masyarakat ini menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang majemuk.

Bagaimana bentuk keberagaman masyarakat indonesia

Indonesia adalah salah satu negara dengan keberagaan yang tinggi. Indonesia dihuni beragam suku berikut budaya yang berbeda-beda dan khas masing-masing daerah. Keberagaman budaya ini mencakup pula adat istiadat, bahasa daerah yang digunakan hingga kuliner dan kerajinan. Tidak berhenti sampai di situ, keberagaman masyarakat di Indonesia juga mencakup kepercayaan atau agama.

Keberagaman ini apabila dipandang negatif bisa menjadi biang perpecahan bagi bangsa Indonesia sebab dianggap sebagai pemisah dan pembeda. Namun apabila dipandang positif maka keberagaman tersebut sesungguhnya adalah kekayaan dan kekuatan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

  1. Wilayah dan lingkungan

Indonesia berada di lokasi yang strategis, yaitu diantara dua Samudra Pasifik dan Samudra Indonesia. Juga dua benua Asia dan Australia mengakibatkan wilayah Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional.

  1. Suku bangsa dan budaya

Keberagaman bangsa Indonesia, diakibatkan oleh jumlah suku bangsa yang mendiami wilayah Indonesia sangat banyak dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

  1. Agama dan kepercayaan

Kekayaan alam yang dimiliki bangsa Indonesia, membuat pedagang dari berabagai penjuru dunia datang ke nusantara. Para pedagang dari benua Eropa dan Asia, selain berdagang, mereka juga menyebarkan ajaran agama.

  1. Keberagaman ras

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, menyebutkan bahwa ras adalah golongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan.

  1. Keberagaman golongan

Sebagai negara yang memiliki keberagaman, adanya penggolongan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia merupakan suatu kewajaran. Namun, keberadaan golongan-golongan dalam masyarakat dapat menyebabkan terjadinya konflik.

  1. Keberagaman jenis kelamin dan gender

Gender adalah jenis kelamin. Pencatatan Badan Pusat Statistik, mencatat jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Pada tahun 2018, jumlah penduduk Indonesia sekitar 264,16 juta jiwa, yang terdiri dari 132,68 juta jiwa penduduk laki-laki dan 131,47 juta jiwa perempuan.

Baca juga Mengapa budaya Indonesia sangat beraneka ragam